Kamus istilah yang paling sering muncul dalam percakapan dan dokumen ISO 45001 — disusun agar Anda tidak tersesat di antara singkatan dan jargon teknis standar internasional ini.

A–D

Audit Internal
Pemeriksaan sistematis oleh organisasi sendiri untuk memverifikasi sistem sesuai persyaratan dan diterapkan efektif (klausul 9.2).
Badan Sertifikasi
Entitas independen yang mengaudit dan menerbitkan sertifikat ISO 45001, idealnya terakreditasi KAN/IAF.
Cedera dan Gangguan Kesehatan
Efek buruk pada kondisi fisik, mental, atau kognitif seseorang yang timbul dari dan/atau selama pekerjaan.
Ketidaksesuaian (Non-Conformity/NC)
Tidak terpenuhinya suatu persyaratan — bisa NC mayor (signifikan) atau minor.
Dokumen Terkendali
Informasi terdokumentasi yang identitas, revisi, distribusi, dan aksesnya diatur secara formal (klausul 7.5).

E–H

Eliminasi Bahaya
Tingkat tertinggi hierarki pengendalian — menghilangkan sumber bahaya sepenuhnya (klausul 8.1.2).
HLS (High Level Structure)
Kerangka 10 klausul yang sama dipakai seluruh keluarga standar sistem manajemen ISO (9001, 14001, 45001).
HIRADC
Hazard Identification, Risk Assessment, Determining Control — metode populer memenuhi klausul 6.1.2.

I–K

IAF (International Accreditation Forum)
Forum internasional badan akreditasi yang saling mengakui lewat perjanjian MLA, menjamin pengakuan lintas negara.
Informasi Terdokumentasi
Istilah resmi ISO untuk dokumen dan rekaman yang perlu dikendalikan dan dipelihara organisasi.
IMS (Integrated Management System)
Sistem manajemen terpadu yang menggabungkan beberapa standar (mutu, lingkungan, K3) dalam satu kerangka.
KAN (Komite Akreditasi Nasional)
Badan akreditasi resmi Indonesia yang mengakreditasi badan sertifikasi.
Kesadaran (Awareness)
Pemahaman pekerja tentang kebijakan K3, kontribusinya, dan konsekuensi ketidakpatuhan (klausul 7.3).

L–P

Manajemen Perubahan (MoC)
Proses formal menilai risiko K3 sebelum perubahan permanen/sementara diterapkan (klausul 8.1.3).
Objektif K3
Target terukur yang diturunkan dari kebijakan K3 (klausul 6.2).
Partisipasi Pekerja
Keterlibatan aktif pekerja dalam pengambilan keputusan sistem K3 — lebih dalam dari sekadar konsultasi (klausul 5.4).
Peningkatan Berkelanjutan
Aktivitas berulang meningkatkan kinerja sistem manajemen K3 (klausul 10.3).

R–S

Risiko K3
Kombinasi kemungkinan terjadinya kejadian atau pajanan berbahaya dengan keparahan cedera/gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan.
Ruang Lingkup
Batas dan penerapan sistem manajemen K3 — lokasi, aktivitas, produk/jasa yang tercakup (klausul 4.3).
Stage 1 / Stage 2
Dua tahap audit sertifikasi — Stage 1 menilai kesiapan dokumen, Stage 2 memverifikasi penerapan penuh di lapangan.
Surveillance
Audit pengawasan tahunan pada tahun ke-1 dan ke-2 masa berlaku sertifikat.

T–Z

Tinjauan Manajemen
Evaluasi berkala oleh manajemen puncak atas kesesuaian, kecukupan, dan efektivitas sistem (klausul 9.3).

Istilah lain yang belum tercakup? Sampaikan lewat halaman kontak — akan kami tambahkan.